BrightWORKS

Enlighten your world

OEM ,OES, AM DAN GENUINE

 

OEM (Original Equipment Manufactured) adalah kampas rem yang terpasang pada saat kita membeli motor baru, dimana untuk Yamaha dikeluarkan oleh Akebono, sedang untuk Honda, Suzuki, dan Kawasaki dikeluarkan oleh Nissin.

OES (original equipment spare part) adalah kampas rem yang digunakan sebagai pengganti kampas rem OEM , dimana kampas rem ini dibuat oleh pabrikan OEM sehingga mempunyai kode formula yang sama , process yang sama ,kualitas yang sama dan bahan yang sama dengan kampas rem OEM. After market adalah kampas rem yang beredar di pasaran, dengan kualitas yang beragam, ada yang lebih rendah dari OEM, ada yang lebih tinggi dari OEM. Genuine , pada dasarnya kampas rem ini masuk dalam kategori aftermarket, istilah genuine hanya untuk membedakan antara asli dan palsu.

 

YANG SALAH TENTANG BRAKE SHOE LINING MOTOR

Banyak sekali orang yang berpendapat bahwa dengan membuat alur pada permukaan lining akan mengatasi kampas blong, padahal itu adalah sebuah kebohongan besar. Padahal pakem dan tidak pakemnya kampas rem adalah tergantung dari formula/ atau ramuan dari kampas rem tersebut. Kenapa drum brake mudah tidak pakem? itu dikarenakan drum brake sulit membuang panas karena kampas rem nya terdapat dalam drum lain dengan disc brake yang terletak diluar, inilah yang membuat brake shoe lininng motor mudah tidak pakem. Jadi pakem tidaknya tergantung dari material liningnya. Pada dasarnya kampas rem asbes cenderung tidak pakem pada temperature tinggi. karena kampas rem asbes

akan blong jika suhu sudah mencapai 200 derajat celcius. Pilih lah brake shoe lining yang mempunyai ketahanan temperature yang tinggi. Pada dasarnya kepakeman rem tergantung dari , jenis kampas rem dan temperatur.

 

KENAPA HARUS MENGGUNAKAN LOW RESIN FORMULA DAN PROCESS MOLD POSITIVE?

Low-Resin/Positive mold" disc brake pads Berarti tidak ada FADING disetiap melakukan pengereman,NO FADE—a controlled stop every time. The "Positive Mold" process adalah cara yang terbaik untuk memproduksi disc pad yang berkwalitas, process ini digunakan oleh semua pabrik kampas rem OEM (Original Equipment Manufactures) Process pembuatan kampas rem IBP juga menggunakan process ini.

Selama process"Positive Mold" Hot Press, bahan baku kampas rem diletakan kedalam cavity dari dies hot press,dan kemudian dilakukan pengepresan secara penuh oleh punch ,ini menjamin kepadatan yang rata disetiap kampas rem.Oleh karena itu produk kampas rem IBP memiliki qualitas yang sama disetiap produk yang dihasilkan, karena pembuatan kampas rem IBP menggunakan process yang sama dengan Original Part., Sedang untuk kampas rem yang umum sering menggunakan process “Flash Mold “ karena harga dies/cetakannya murah.,kandungan resin dari Asbetos murah ,tapi mudah celaka material kampas rem harus dinaikkan untuk membuat material ( Resin ) mengalir.Kandungan resin yang tinggi akan membuat kampas rem mudah blong ketika panas ( Fading), Fading akan membuat naiknya stoping distance hingga diatas 50% . Itulah penyebab seringnya kecelakaan yang di sebabkan oleh kampas rem

asebestos. Karena kandungan resin asbestos sangat Tinggi 15% s/d 20% sedang kandungan resin untuk non asbestos hanya 9 s/d 10 % . DAN KAMPAS REM IBP HANYA MENGGUNAKAN RESIN 9% sehingga pada temperature tinggi tidak mengalami fading Atau Blong.

 

KAMPAS REM NON ASBESTOS VS ASBESTOS

Non asbestos terdiri dari 4 s/d 5 macam fiber diantaranya Kevlar,steel fiber,rock wool,cellulose,dan carbon fiber yang memiliki serat panjang, sedang asbestos hanya memiliki I jenis fiber yaitu asbestos, akibat dari perbedaan ini makanya asbestos memiliki kelemahan dalam kondisi basah, karena asbestos hanya tediri dari 1 jenis fiber maka ketika kondisi basah akan mengalami efek seperti menggesekkan jari kita diatas kaca yang basah ( Licin/tidak pakem) akan tetapi dengan menggunakan kampas rem non asbestos karena non asbestos terdiri dari beberapa jenis fiber maka efek licin tersebut bisa diatasi.

Karena kampas rem asbestos hanya menggunakan bahan mentah maksimal 6 jenis material dan non asbestos menggunakan lebih dari 12 jenis material , maka asbestos hanya bertahan sampai dengan suhu 200 0C sedang non asbestos bertahan sampai 360 0C, maksudnya asbestos akan blong ( fading) pada temperature 250 0C sedang non asbestos cenderung stabil ( tidak blong) Harga kampas rem asbestos sangat murah, karena hanya terdiri dari 6 macam material dan dengan kwalitas yang rendah. Sedang non asbestos terbuat dari material yang berkwalitas dunia, seperti Kevlar/aramyd , dimana Kevlar ini bahan yang digunakan untuk baju anti peluru dimana Kevlar mampu menghambat laju putaran peluru sampai berhenti, jadi pada dasarnya Kevlar itu menghentikan putaran peluru bukan memantulkan peluru seperti baja, nah inilah yang kadang kadang orang berpendapat Non asbestos keras padahal tidak, bayangin putaran peluru aja bisa di hentikan apalagi putaran rotor atau drum, nah bayangkan kalau baju peluru dari asbestos, karena itulah non asbestos lebih mahal. Tapi kadang orang hanya menilai harga dari produk nya saja, misal kampas rem asbestos harga 5000 s/d 8000 , sedang non asbestos IBP harga 20000 s/d 25000, tapi non asbestos performance nya bisa bertahan dari 6 bln s/d 1 th tergantung pemakaian, sedang asbestos performance hanya bertahan 1 minggu sampai 1 bulan selebihnya keras dan tidak pakem.

Debu kampas rem asbestos cenderung ringan dan mudah menempel di pelek dan susah dibersihkan sedang debu non asbestos cenderung berat sehingga tidak menempel di pelek dan mudah dibersihkan, karena ringan nya debu asbestos inilah maka debu asbestos mudah terhirup, dan mudah menempel ditangan sehingga mudah masuk dalam pencernaan kita bersama makanan, makanya non asbestos dikenal sebagai kampas rem ramah lingkungan. SEKARANG TERSERAH ANDA PILIH ASBESTOS ATAU NON ASBESTOS..

 

IBP BRAKE PAD KAMPAS REM BERBASIS CARBON

IBP brake adalah kampas rem berbasis carbon atau graphite, karena unsur carbon inilah yang membuat brake pad ibp tidak memakan rotor. Jadi ketika proses pengereman berlangsung carbon akan melapisi rotor sehingga ketika steel fiber yang terkandung dalam brake pad yang bergesekan dengan rotor yang sudah dilapisi carbon tidak merusak/menggores rotor , carbon adalah lubricant yang terbaik bagi metal, kita ambil contoh carbon brush yang terdapat pada altenator atau dynamo, carbon tersebut berfungsi agar metal pada as tidak tergores. Dan karena itulah di F1 kampas rem yang digunakan kebanyakan kampas rem yang berbasis carbon ,kalau tidak pasti ketika masuk pit ,mereka akan ganti rotor juga.

NAH SILAH KAN COBA KALAU TIDAK PERCAYA

 

Jenis Kampas Rem

· Organic –Terbuat dari cellulose,cellulose yang diikat bersamaan dengan material lain menggunakan phenolic resin yang tahan panas. Organic pad dulunya menggunakan asbestos untuk mendapatkan high temperature properties yang lebih baik,tapi sejak abestos diketahui menyebabkan kanker ,maka kevlar,fiber glass, dan mineral fillers digunakan sebagai penggantinya. Organic pad memiliki COF yang bagus untuk pedal effort yang ringan, bekerja dengan baik pada temperature rendah dan tidak noise.Organic pad tidak bekerja dengan baik untuk kegunaan high performance , seperti cepat habis ,fading pada temperature tinggi, dan teroxidasi dan mudah hancur. Pad tidak membuat aus rotor terlalu banyak.

· Semi-Metallic – memiliki beberapa serbuk metal yang ditambahkan dalam campuran untuk membantu menstabilkan COF pada temperature tinggi.Pada umumnya Choped Brass ,Brass powder ,iron,atau steel fiber kadang-kadang ditambahkan untuk membantu pad memiliki mechanical strength yang lebih baik. pada umumnya mobil keluaran baru adalah semi metalic,memiliki ketahanan fading, memiliki karakteristik friksional yang bagus,tidak menyebabkan aus pada permukaan rotor atau drum..

· Full metallic –Terbuat dari sebagian besar metal dan sedikit resin,pada umumnya pad dengan type ini sangat agresive,digunakan untuk pemakaian temperature tinggi ( misal untuk Racing), butuh pedal effort yang tinggi untuk menghentikan mobil, debunya mudah mengakibatkan karat sehingga kita harus sering membersih kan rotor atau drum.memiliki ketahanan Fading yang sangat sempurna.

 

IBP1.jpg

 

PRODUK IBP

KAMPAS REM IBP SUDAH DITEST DENGAN SAEJ-661 DENGAN CLASS HH ( NORMAL FRICTION COEFF 0,61, HOT FRICTION COEFF 0,59) UNTUK MOBIL. DENGAN CLASS GG ( NORMAL FRICTION COEFF 0,54,HOT FRICTION COEFF 0,45 ) UNTUK MOTOR. DENGAN HASIL DIATAS ANDA TIDAK PERLU KHAWATIR BLONG PADA TEMPERATUR PENGEREMAN RENDAH, ATAUPUN BLONG PADA TEMPERATUR TINGGI

IBP2.jpg